Tuesday, November 13, 2012

Alice Cooper Seorang Guru Sekolah Minggu, Bukan Satanist!

Do you want to share?

Do you like this story?


Penampilannya seram dan horor di atas panggung. Ia bahkan dianggap pengikut setan oleh sekelompok penentang aksinya.  Tapi sesungguhnya Alice adalah seorang pria yang mencintai keluarganya dan seorang yang takut akan Tuhan. Ia membaca Alkitab setiap hari dan mengajarkannya kepada anak-anak Sekolah Minggu di gerejanya. seminggu sekali saat ia tidak tur. Ia juga membantu teman-temannya untuk pulih dari kecanduan alkohol. Alice Cooper juga dengan vocal menyaksikan bahwa dia adalah sorang Kristen yang sudah lahir baru (born again).

Vincent Furnier nama aslinya Alice Cooper terkenal dengan penampilan panggung yang menyeramkan. Darah yang muncrat, meletakkan kepalanya di sebuah guillotine, kursi listrik dan pemenggalan  boneka bayi.

"Pada tahun 1970, ketika saya berpura-pura untuk memotong kepalaku dan darah muncrat di mana-mana, dan setengah dari pakaian saya yang perempuan, setiap orangtua di dunia tidak ingin anak-anak mereka untuk tumbuh terlihat seperti Alice Cooper," katanya.

Panutan yang buruk? Untuk banyak orang tua di tahun 80-an, Alice Cooper adalah individu yang menakutkan ketika mereka datang untuk membawa anak-anak mereka

Walaupun dianggap identik dengan penampilan yang penuh kekerasan, Alice menganggap dirinya romantis. "Saya sudah menikah 35 tahun," katanya. "Saya tidak pernah mengkhianati istri saya. Menjawab pertanyaan mengapa ia tetap mengasihi istrinya dan memiliki relasi yang sukses dan bertahan dengan istrinya, Alice mengatakan bahwa ia berusaha untuk mengajak istrinya keluar untuk ‘pacaran”.

Istrinya Sheryl, seorang mantan  balerina, yang menari di acara nya. Meskipun ada periode yang sulit dalam keluarganya disebabkan oleh masalah kecanduan alkoholnya, pasangan itu didamaikan dan memiliki tiga anak dewasa.

"Saya tidak minum alkohol pertama saya sampai saya 21 tahun dan saya tidak menyadari bahwa saya memiliki kepribadian adiktif," katanya. Alice kecanduan alkohol dan kokain secara berlebihan, ia kemudian belajar ia hanya punya beberapa minggu lagi dari kematian. "Tidak ada yang tahu saya punya masalah," katanya. Saya minum setiap hari, tapi saya  selalu baik di atas panggung.

"Di dalam, saya berantakan. Saya tahu minuman itu membunuh saya, tetapi Anda berkata kepada diri sendiri, tidak, tidak apa-apa.

Selama 15 tahun Alice kecanduan alkohol dan akhirnya, Cooper dipulihkan. Alice mengklaim bahwa ada intervensi Ilahi dalam pemulihannya dari alkohol. “Anda bisa menyebutnya miracle, hanya cara itu yang bisa menjelaskannya. Saya benar-benar dipulihkan secara total”.  "Saya adalah contoh sempurna dari anak yang hilang," kata Cooper di acara TV Kristen.

Cooper mendirikan organisasi berbasis agama Solid Rock yang memberikan anak-anak dan remaja kepercayaan diri dan passion dalam musik, tarian, kreatifitas dan serta ekspresi diri, sebagai alternatif terhadap drugs dan kekerasan yang melanda anak-anak muda saat ini.

Ketika menyatakan keyakinannya kembali sebagai seorang Kristen, Alice menyatakan,”Dalam hidup saya saya percaya seyakin-yakinnya bahwa hanya ada satu Allah dan Yesus Kristus dan juga Setan.”

Ketika Anda percaya Allah Anda harus percaya bahwa Allah itu adalah Allah yang powerful, bukan hanya sekedar Allah. Dia adalah Allah yang penuh kuasa dan yang mengontrol kehidupan seseorang.

Dalam wawancara terbarunya Alice mempercayai Alkitab sebagai Firman Allah secara literal.”Ya, setiap kata-katanya.”.  Alice juga percaya bahwa Allah memiliki rencana bagi setiap orang.

Alice sendiri tidak merasa ada konflik antara iman dan penampilanya sebagai bintang rock. "Alice adalah karakter," katanya kepada pers. "Dan antara aku dan Tuhan, Tuhan tahu itu."

dailymail

YOU MIGHT ALSO LIKE

0 Comment:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements