Thursday, February 07, 2013

Cerita Si Yoga

Do you want to share?

Do you like this story?

Si Yoga .

Ada keluarga muda, baru punya anak satu umurnya 5 tahun, anaknya bernama si Yoga. Mereka tinggal di perumahan type 21.
Karena rumah type 21 hanya ada 1 kamar tidur, praktis mereka : bapak, ibu, dan si anak tidur dalam satu kamar dan satu tempat tidur.
Sebenarnya tidak ada masalah, hanya setiap kali bapak sama ibu mau "bobo" mesti kucing-kucingan, nungguin si Yoga tidur dulu. Untuk memastikan bahwa si Yoga udah tidur apa belum mereka mengetest dengan cara memanggil si Yoga,
kalau Yoga menyahut berarti belum tidur, kalau Yoga diam berarti udah tidur, berarti aman.
Suatu malam seperti biasa mereka lagi mood untuk begituan, terlihat si Yoga sudah terlelap. Maka sang bapak mencoba ngetes memanggil.
BAPAK : "Yogaaaa....?!!! "
YOGA : " Ya, pak ? " Wah , ternyata Yoga belum tidur. Mereka terpaksa menunggu.
Setengah jam kemudian, gantian si Ibu mencoba ngetes lagi.
IBU : "Yogaaa....?!!! "
YOGA : " Yaa, buuu ? "
BAPAK : " Gila, belum tidur juga! (gerutu si bapak dalam hati sakingjengkelnya)

Terpaksa mereka menunggu lagi. Setengah jam ditest lagi, ternyata siYoga masih belum tidur juga. Berkali-kali begitu terus. Akhirnya si bapak-ibu kehabisan kesabaran,
Yoga betul-betul dibangunin dan dimarahin habis-habisan. Yoga menangis dan bingung soalnya 'kan nggak tahu masalahnya apa.
Paginya di sekolah Yoga mengadu bahwa semalaman dimarahin habis-habisan sama orang tuanya.
Si Ibu guru bertanya kejadiannya, si Yoga kemudian menjelaskan . Si Ibu guru rupanya menangkap permasalahnya apa, maka kemudian dia menasehati si Yoga, " Yoga,kalau sudah malam di atas jam 10.00 Yoga harus tidur, dan kalau orang tua memanggil Yoga tidak usah menyahut, pura-pura saja nggak mendengar "begitu ibu guru menasehati Yoga.
Malamnya Yoga mengikuti nasehat si ibu guru.
Beberapa kali Yoga dipanggil nggak menyahut,padahal Yoga sebenarnya mendengar karena memang belum tidur.
Tapi daripada dimarahi lagi, maka diam saja.
Bapak-ibu sepakat bahwa si Yoga sudah tidur.
Mereka juga sepakat mau memulai permainannya.
Terus mereka mematikan lampu. Yoga sebenarnya ketakutan dalam gelap, tapi dia juga ketakutan dimarahi maka diam saja.
Permainan makin berjalan seru. Heboh.Menggairahkan.
Sampai Yoga juga keheranan, tapi dia tetap diam saja.
Sampai akhirnya mereka rupanya sudah mau mencapai puncak.

BAPAK : " Aduuuh,buu.... aku mau keluar !!!"
(Si Bapak ngomong sambil gemeteran)
IBU : " Paaak, aaaku juga mau keluaaarrrrr "(Si Ibu juga nggak mo'kalah)
YOGA : " YOGA IKUTTTTTTT !!!! " (Yoga langsung teriak ketakutan)
*************************************************
Si Yoga lagi............
Cerita ini masih berkaitan dengan si Yoga yang takut ditinggal keluar.
Pada suatu hari ketika si Yoga sedang mendapat pelajaran bahasa Indonesia, oleh gurunya seluruh murid diminta untuk membuat kalimat dengan menggunakan kata lampu dan kata sarung.
Ketika sampai giliran si Yoga, dengan tenang si Yoga membaca pekerjaannya : "Bapak menjilat lampu dan Ibu menghisap sarung"
Tentu saja sang ibu guru terheran-heran dengan kalimat yang ditulis oleh si Yoga.
Usai pelajaran si Yoga dipanggil oleh bu guru dan kemudian ditanya darimana dia bisa menulis seperti itu.
Dengan menggebu-gebu si Yoga bercerita: "Semalam waktu Yoga sedang tidur, seperti biasa. Bapak/Ibu manggil Yoga, tapi Yoga diam saja soalnya takut dimarahi.
Abis itu Bapak nyuruh ibu : "Bu, lampunya dimatiin biar Bapak bisa jilatin", terus Ibu nyahutin : "Ya dech.. kalau gitu Bapak sarungnya dibuka biar Ibu bisa hisap..........."
GURU : ?????????
*************************************************
Yoga lagi-Yoga lagi.......
Kali ini si Yoga, udah masuk SD... Suatu hari, akan diadakan ujian....
namun guru berbaik hati,
GURU : Coba kalian hapalkan dulu ya, Ibu kasih waktu 15 menit untuk menghapal..
Semua murid membaca buku catatannya dengan serius. Tapi Ibu guru memperhatikan hal yang cukup unik, si Yoga membaca buku catatan sambil melakukan sesuatu. Yaitu meludah di tangannya dan mengeluskan tangannya tadi di kepalanya.. terus berulang-ulang. Akhirnya karena penasaran, ibu Guru pun bertanya,

GURU : Yoga, kamu sedang apa?
YOGA : Menghapal, bu Guru..
GURU : Tapi kok sambil ngelus-ngelus kepala pake ludah gitu?
YOGA : Ibu saya suka bilang sama bapak, biar gampang masuknya di kasih ludah aja kepalanya
GURU : Ohhhh..... Ternyata Yoga masih tidur bareng ibu & bapaknya..

YOU MIGHT ALSO LIKE

0 Comment:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements