Tuesday, October 16, 2012

Mantan Boss Mafia Menjadi Pengikut Kristus

Do you want to share?

Do you like this story?


Michael Franzese, adalah seorang mafia kelahiran Brooklyn yang memiliki julukan,”The Prince of Mafia,” (pangeran mafia). Dia adalah seorang bos mafia keluarga Colombo yang paling sukses karena telah  menghasilkan lebih banyak uang melebihi siapa pun termasuk bos Al Capone.

Kini hidupnya berubah. Mantan bos mafia itu telah memiliki dan mengikuti Boss yang baru yaitu Yesus Kristus.

Franzese, sebelumnya termasuk peringkat 18 dalam daftar majalah Fortune tentang " Lima puluh Bos Mafia Terbesar.”

"Kisah Michael adalah satu
kisah yang kuat yang menunjukkan apa yang terjadi ketika Anda berubah dari 'Goodfella' ke “God-fella' (sahabat Tuhan)," kata Tim Lucas, pendeta memimpin Gereja Cair, gereja tempat Michael akan bersaksi.

Franzese akan berbicara sebagai bagian dari rangkaian tiga minggu yang disebut "Gangsta," didasarkan pada kehidupan rasul Paulus - seorang pembunuh yang menyebut dirinya "
orang yang paling berdosa" ... tapi akhirnyadipakai Allah untuk memberitakan Injil dan untuk menulis banyak surat dalam Perjanjian Baru.

Sebagai mantan "Pangeran Mafia,"
Franzese menghadapi lusinan persidangan, tiga dakwaan pemerasan utama, lima persidangan pidana, tujuh tahun penjara dan hukuman mati Mafia. Namun, pada tahun 1987, sementara di penjara, dia membuat keputusan untuk keluar dari keluarga Colombo dan kejahatan terorganisir.

Franzese dijuluki "The Don Born Again" dalam artikel
edisi Januari 1991 Majalah Vanity Fair. Setelah mengalami kelahiran baru,  Kepala Mafia dari faksi atau kelompok bernama Colombo La Cosa Nostra kini hidup merdeka dan produktif. Ia terlibat dalam pelayanan yang meliputi kegiatan dengan program penjangkauan anak muda. Dia adalah pendiri dari kelompok konseling remaja disebut Breaking Out Foundation.

Franzese pertama kali terlibat dalam kejahatan terorganisir pada saat ayah tirinya, Sonny Franzese, keluarga Colombo, telah dijatuhi hukuman 50 tahun penjara. Tapi dia mulai berubah setelah ia masuk ke bisnis film, dan bertemu Cammy Garcia 19 tahun, yang kemudian menjadi istrinya. Franzese mengatakan ia tidak akan hidup kalau bukan karena doa istrinya.

"Saya adalah orang yang paling berdosa," katanya. "Tapi Kristus telah mati di kayu salib dan Tuhan menunjukkan anugerah-Nya kepada saya. Jika Dia bisa melakukannya untuk saya, Dia dapat melakukannya untuk siapa pun. Malam saya diinisiasi ke Mafia, saya diberitahu saya dilahirkan kembali. Ketika saya melihat kembali pada saat itu, Tuhan mengingatkan saya kuasa pengampunan -Nya -. Dan saya memiliki kebebasan di dalam Dia "

mafiatoday/cp

YOU MIGHT ALSO LIKE

0 Comment:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements