Friday, August 24, 2012

8 Alasan Mengapa Anak Muda Meninggalkan Gereja

Do you want to share?

Do you like this story?

"Mengapa anak-anak yang tumbuh di gereja cenderung meninggalkan gereja? Apa yang bisa kita lakukan tentang hal itu? " Pertanyaan ini sering menjadi pergumulan tidak hanya bagi para pelayan yang berkecimpung dalam dunia pelayanan anak muda, atau majelis atau hamba Tuhan.

Ini menjadi pertanyaan juga dari para orang btua yang ingin anaknya tetap ke mgereja atau kembali ke gereja. Seorang blogger di Christian Post Michael Greiner juga bergumul dengan pertanyaan yang sama bertahun-tahun dan dian menemukan beberapa beberapa alasan :

Alasan 1: Mereka pergi kuliah. Ini agak sederhana, lulusan sekolah menengah yang akan lanjut ke universitas otomatis akan berpindah tempat tinggal.

Alasan 2: Mereka tidak mengenal Yesus. Sewaktu kecil mereka mungkin hanya ikut-ikutan ke gereja dan ketika mereka besar iman ini seperti ini mudah luntur.

Alasan 3: Mereka menabur gandum liar mereka. Kita mungkin tidak ingin mengakui hal ini, tetapi anak-anak muda Kristen ingin mencoba gaya hidup duniawi untuk sementara waktu. Jika mereka mengenal Yesus, mereka akhirnya akan jatuh dan terbakar dan Gembala akan membawa mereka kembali.

Alasan 4: Orang tua mereka adalah orang-orang munafik. Anak-anak melihat bahwa tidak ada sukacita yang nyata, tidak ada integritas nyata untuk iman orang tua mereka, sehingga mereka menolak ke gereja. 

Alasan 5: Tradisi Gereja membuatnya bosan. Seorang dewasa muda mungkin menjadi orang Kristen sejati, tetapi merasa bosan sehingga ia mengambil waktu istirahat dari gereja untuk sementara waktu, menunggu sesuatu yang menarik baginya.

Alasan 6: Gereja tidak memiliki keinginan untuk membangkitkan para pemimpin muda atau memperlakukan mereka sebagai orang dewasa. Ini adalah halus, tak terucapkan, tapi nyata. Ketika mereka menambahkan "darah baru," usia minimumnya 45 

Alasan 7: Orangtua anak gagal mengajarkan anak-anak mereka untuk mengatasi kesulitan hidup melalui doa dan penerapan Firman.

Alasan 8: Gereja tidak memperkenalkan anak-anak untuk proses keanggotaan seiring mereka tumbuh menjadi dewasa. Sebaliknya, kita sering beranggapan bahwa mereka adalah anggota karena mereka dibesarkan di gereja.

disadur dr : christian post

YOU MIGHT ALSO LIKE

0 Comment:

Post a Comment

Advertisements

Advertisements